Model Bisnis

Model bisnis adalah penggambaran dari nilai organisasi yang ditawarkan kepada berbagai jenis konsumen. Model bisnis juga menggambarkan kemampuan dan mitra yang dibutuhkan dalam proses pembuatan, pemasaran, dan pemberian modal yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan sinergi yang didapat dari selisih antara pendapatan dan biaya-biaya.

Untuk dapat memahami business model lebih jauh lagi, kita mulai dengan mendefinisikan sebuah kerangka dasar model bisnis yang mana kerangka ini dapat diaplikasikan dalam berbagai jenis bisnis yang di adopsi dari wikipedia.

Penjelasan kerangka dasar model bisnis ini, yang terbagi menjadi 4 bagian dan di gambarakan oleh contoh dari sebuah stasiun televisi yang mempunyai konsep untuk pengembangan anak-anak, yaitu:

Infrastruktur

  1. Kemampuan dasar  : Kemampuan dan kompetensi yang diperlukan untuk melaksanakan model bisnis perusahaan yaitu termasuk kunci pekerja(employee), proses, dan teknologi. CONTOH : Pembuatan film yang berkualitas, dubbing film-film kartun anak-anak yang kebanyakan dari jepang, Kantor yang megah represent aset yang tersebar, pekerja yang professional dan berkompeten yang di seleksi secara ketat, teknologi mesin-mesin jerman yang mempunyai kualitas tinggi, Satu-satunya stasiun yang konsern terhadap perkembangan jiwa anak.
  2. Mitra : Aliansi bisnis yang dapat melengkapi kemampuan dasarnya. CONTOH : food & beverages, perusahaan-perusahaan maianan anak, Media partner (majalah anak, koran), Sekolah swasta, Sekolah International, Taman rekreasi.
  3. Proses kunci : Kegiatan kunci yang dapat menawarkan produk atau jasa bisnis tersebut. CONTOH : Konser, Travelling, Outbound, Kids crew, Vacation, dan Competition.

Menawarkan

  1. Proposisi Nilai : Manfaat yang menarik yan konsumen dapatkan dengan membeli produk atau jasa bisnis tersebut. CONTOH : Pendidikan seperti pendidikan disekolah anak (matematika, ipa, B. ind,B. Ing, dan ips), one stop education for kids, entertainment, Psycology growing, dan leadership anak.Konsumen.

Konsumen

  1. Segment Pelanggan : Target konsumen untuk produk atau jasa. CONTOH : Setiap anak yang berusia 3-17 tahun.
  2. Link Distribusi : Cara dengan mana perusahaan memberikan produk dan layanan kepada pelanggan. Hal ini termasuk pemasaran perusahaan dan strategi distribusi, dan mungkin melibatkan rantai perantara, masing-masing produk turun melewati rantai untuk organisasi berikutnya, sebelum akhirnya mencapai konsumen atau pengguna akhir. CONTOH : Televisi, Event organizer, Youtube, Social network, Internet, dan Toys kids.
  3. Hubungan Konsumen : Link perusahaan menetapkan antara dirinya dan segmen pelanggan yang berbeda-beda. CONTOH : Fans, Kids station members, Member of magazine and all Media partner, Member of school.

Keuangan

  1. Biaya : biaya-biaya baik yang berbentuk variabel tetap atau variable bergantung, CONTOH : biaya operational, karyawan, biaya maintananace, biaya short program.
  2. Pendapatan : Cara perusahaan menerima pembayaran dari konsumen. CONTOH : Sponsorship, Advertising, Partnering, Product, dan membership.
  3. Profit : Selisih pendapatan yang melebihi biaya perusahaan.
Advertisements
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: